Material Dinding | Material Bangunan Rumah

Material Dinding Bangunan Rumah

Ada tiga material dinding yang saat ini sering di gunakan kebanyakan orang untuk membangun rumah, yaitu :

  1. Bata Ringan (baca:Hebel)
  2. Bata Merah
  3. Batako

Jenis-jenis Material Dinding Rumah

Berikut ini adalah jenis-jenis material bangunan atau material dinding rumah anda.

Bata Ringan/Hebel

Bata ringan/hebel adalah bata yang memiliki berat jenis lebih ringan dari pada bata pada umumnya. Bata ringan dikenal ada dua jenis yaitu Autoclaved Aerated Concrete (AAC), dan Cellular Lighweight Concrete (CLC). Keduanya di dasarkan pada gagasan yang sama yaitu menambahkan gelembung udara ke dalam mortar akan mengurangi berat beton yang di hasilkan secara drastis.

Perbedaan bata ringan AAC dengan CLC dari segi proses pengeringan yaitu AAC mengalami pengeringan dalam oven autoklaf bertekanan tinggi, sedangkan bata ringan jenis CLC yang mengalami proses pengeringan alami.

CLC sering disebut juga sebagai Non Autoclaved Aeroted Concrete ( NAAC ).
Ada dua jenis ukuran bata ringan yang ada di pasaran, yaitu;

  • P × L × T   = 60 × 7,5 × 20 cm
  • P × L × T   = 60 × 10 × 20 cm

Bata Merah

Bata Merah yang di maksud adalah bata yang di buat dari tanah yang di cetak kemudian di bakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar - benar kering, mengeras dan berwarna kemerah - merahan. Tanah yang di gunakan bukan sembarang tanah, tapi tanah yang agak liat sehingga bisa menyatu saat proses percetakan.

Karena itulah rumah yang dindingnya di bangun dari material bata merah akan terasa lebih nyaman dan adem. Selain lebih kuat dan kokoh serta tahan lama, sehingga jarang sekali terjadi keretakan dinding yang di bangun dari material bata merah. Selain itu material ini sangat tahan terhadap panas sehingga dapat menjadi perlindungan tersendiri bagi bangunan rumah dari bahaya api.

Bata merah umumnya memiliki ukuran;

  • Panjang  = 17 - 23 cm
  • Lebar      = 7 - 11 cm
  • Tebal      = 3 - 5 cm
  • Berat bata merah rata - rata 3 kg/biji tergantung merk dan daerah asal pembuatannya.

Batako

Material dinding dari batako ini umumnya di buat dari campuran semen dan pasir kasar yang di cetak padat atau di proses. Ada juga yang membuatnya dari campuran semen, pasir, dan batu bara.

Dengan bahan pembuatan seperti yang telah di sebutkan, maka batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosongnya tidak di isi dengan adukan spesi.<

Pemakaian batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas.

Ruang Konsultasi Gratis

Kami membuka ruang konsultasi gratis seputar konstruksi bangunan, material bangunan rumah anda untuk menghasilkan rumah idaman yang kokoh. Oleh karena, bangunan memerlukan analisis yang cermat dan tepat agar bangunan tetap awet, kuat dan efisien. Silahkan hubungi kami via whatsApp. Terimakasih.